Bank Mandiri Luncurkan Program Takjil Rp1 Untuk Edukasi Transaksi Digital Masyarakat

Jumat, 06 Maret 2026 | 10:16:19 WIB
Bank Mandiri Luncurkan Program Takjil Rp1 Untuk Edukasi Transaksi Digital Masyarakat

JAKARTA - Menjelang Ramadan 2026, Bank Mandiri Area Palu menghadirkan program berbagi takjil seharga Rp1 untuk masyarakat. Inisiatif ini bertujuan sekaligus sebagai sarana edukasi penggunaan transaksi digital melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.

Konsep dan Mekanisme Program Takjil Rp1

Program tajil Rp1 digelar secara nasional oleh Bank Mandiri selama bulan Ramadan. Masyarakat hanya perlu melakukan pembayaran Rp1 melalui QRIS di aplikasi Livin’ untuk mendapatkan paket takjil lengkap dengan minuman dan makanan.

Andy Sibly, Area Head Bank Mandiri Palu, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan. Program ini juga menjadi sarana edukasi untuk mendorong masyarakat terbiasa menggunakan transaksi non-tunai.

Langkah edukatif ini ditujukan terutama bagi kalangan usia produktif. Banyak dari mereka masih melakukan transaksi tunai, sehingga literasi keuangan digital menjadi fokus utama kegiatan.

“Selain berbagi, kami ingin masyarakat terbiasa menggunakan transaksi digital,” ujar Andy. “Ada manfaat sosial sekaligus edukasi keuangan dalam satu kegiatan.”

Kolaborasi dengan UMKM Lokal

Pelaksanaan program takjil Rp1 di Palu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Berbagai menu takjil disiapkan oleh UMKM binaan Mandiri, mulai dari kue tradisional hingga makanan khas daerah.

“Kami berdayakan UMKM lokal, seperti yang membuat pisang hijau, kue tradisional, sampai makanan lainnya,” jelas Andy. “Manfaatnya juga dirasakan oleh pelaku usaha di daerah.”

Dengan melibatkan UMKM, program ini tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat penerima takjil. UMKM lokal juga mendapat kesempatan promosi dan pendapatan tambahan selama Ramadan.

Penyesuaian Konsep Program di Setiap Daerah

Program takjil Rp1 disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah di Indonesia. Di Jakarta, misalnya, konsep menggunakan vending machine, sementara di Palu kegiatan lebih mengutamakan pemberdayaan UMKM lokal.

Pendekatan ini memastikan program berjalan efektif sesuai karakteristik masyarakat setempat. Hal ini juga memperkuat hubungan antara perbankan dan komunitas lokal melalui kolaborasi nyata.

Dampak Sosial dan Ekonomi Program Bazar Ramadan

Melalui kegiatan Bazar Ramadan, Bank Mandiri berharap dapat berkontribusi lebih luas kepada masyarakat. Program ini sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan melibatkan berbagai pihak dan UMKM binaan.

Inisiatif takjil Rp1 menjadi contoh sinergi antara kegiatan sosial dan edukasi finansial. Dengan memanfaatkan teknologi digital, masyarakat diajak terbiasa bertransaksi modern sekaligus menikmati manfaat sosial dan kuliner lokal.

Program ini menegaskan komitmen Bank Mandiri dalam meningkatkan literasi keuangan sekaligus memberdayakan UMKM di setiap daerah. Kegiatan serupa diharapkan menjadi model bagi perbankan lain dalam menggabungkan edukasi, sosial, dan ekonomi lokal.

Terkini