Pertamina Hulu Indonesia Catat Produksi Migas di Atas Target

Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:45:02 WIB
Produksi Migas Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target di 2026 [FOTO: NET].

JAKARRTA - PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), bagian Subholding Upstream PT Pertamina (Persero) yang mengoperasikan aset hulu migas di area Kalimantan, membukukan torehan kinerja produksi minyak dan gas (migas) melampaui patokan target sepanjang semester I 2026.

"Perusahaan berkomitmen mendukung ketersediaan dan ketahanan energi Indonesia," ujar Direktur Utama PHI Muharram Jaya Pangurinseng, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/8/2026).

Torehan kinerja positif tersebut tecermin dari realisasi produksi minyak sebesar 59,3 ribu barel per hari (MBOPD) beserta perolehan produksi gas mencapai 621 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), yang mana masing-masing berada di tingkat 116,1 persen serta 105,4 persen dibanding penetapan target 2026.

Capaian positif tersebut diraih PHI melalui jajaran anak perusahaan yang mengelola kegiatan operasional hulu migas pada wilayah Kalimantan, yang mana sukses mengamankan deretan keberhasilan penting dari proyek-proyek utama di lingkup perseroan.

Di antaranya yakni implementasi inovasi Through Tubing Electric Submersible Pump (TTESP) oleh PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) pada awal Februari 2026, yang mana sukses memacu tingkat produksi sumur hingga menembus 150 persen.

Selanjutnya, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menuntaskan pengerjaan proyek Lapangan Manpatu pada penghujung Mei 2026, berikut peresmian beroperasinya fasilitas (onstream platform) migas keempat pada proyek Sisi Nubi AOI di bulan Juni 2026, serta kesuksesan PEP Sangasanga Field dalam mengeksekusi pengeboran sumur pengembangan NKL-1183.

"PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) juga mencatatkan hasil positif melalui dua sumur di Lapangan Sejadi," jelasnya.

"Perusahaan terus berinovasi dalam mengoptimalkan pemulihan (recovery rate) dari lapangan migas Regional-3 Kalimantan yang sudah berproduksi selama puluhan tahun (mature)," tambahnya.

PHI mengendalikan tata kelola operasional dan komersial hulu migas Regional 3 Kalimantan, mencakup kawasan Zona-8, Zona-9 beserta Zona-10, serta sanggup mempertahankan rekam keselamatan kerja yang solid, yakni membukukan 73,1 juta jam kerja selamat, nihil angka kecelakaan (number of accident/NoA), serta raihan total recordable incident rate (TRIR) sebesar 0,03.

Lewat anak-anak perusahaan yang berkolaborasi bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), PHI turut merealisasikan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) yang inovatif.

"Program TJSL itu di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, Infrastruktur, dan tanggap bencana," sebut Muharram Jaya Pangurinseng.

Tags

Terkini