Fadli Zon

Fadli Zon Dorong Museum Sebagai Pusat Budaya Edukasi dan Aktivitas Publik di Indonesia

Fadli Zon Dorong Museum Sebagai Pusat Budaya Edukasi dan Aktivitas Publik di Indonesia
Fadli Zon Dorong Museum Sebagai Pusat Budaya Edukasi dan Aktivitas Publik di Indonesia

JAKARTA - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya museum sebagai ruang publik sekaligus pusat budaya dan edukasi. Hal ini ia sampaikan saat meresmikan penataan lingkungan Museum Adityawarman di Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat, 12 Maret 2026.

Peresmian ditandai dengan rampungnya pembangunan pagar yang terintegrasi dengan kawasan museum. Penataan ini bertujuan menciptakan ruang publik yang lebih tertata, nyaman, dan aman bagi pengunjung.

Museum Sebagai Ekosistem Budaya yang Hidup

Fadli menegaskan museum harus menjadi bagian dari ekosistem kebudayaan yang aktif di tengah masyarakat. Museum tidak hanya sebagai tempat menyimpan koleksi, tetapi juga sebagai pusat kegiatan budaya, pameran, dan edukasi yang interaktif.

Dukungan terhadap Museum Adityawarman juga diberikan melalui Dana Alokasi Khusus Kementerian Kebudayaan. Dana ini digunakan untuk kegiatan nonfisik, seperti pameran, pertunjukan budaya, dan program aktivasi museum agar lebih dinamis.

Penataan Sesuai Gerakan Nasional ASRI

Penataan kawasan museum sejalan dengan gerakan nasional ASRI atau Aman, Sehat, Resik, Indah yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan menghadirkan ruang publik yang aman, nyaman, dan estetis untuk masyarakat luas.

Fadli menekankan standar pengelolaan museum harus profesional. Hal ini mencakup penguatan alur cerita pameran, tata pamer, pencahayaan, pemilihan material, tipografi, bahasa, dan pemanfaatan teknologi digital agar pengalaman pengunjung lebih interaktif.

Koleksi dan Aktivitas di Museum Adityawarman

Museum Adityawarman menyimpan lebih dari 6.000 koleksi yang meliputi etnografi, arkeologi, numismatik, filologi, dan seni rupa tradisional. Koleksi ini menampilkan warisan budaya Minangkabau, termasuk pakaian adat, alat musik, peralatan rumah tangga, hingga senjata tradisional.

Selain penyimpanan koleksi, museum juga mengadakan pameran tematik, lokakarya seni tradisional, dan pertunjukan musik serta tari. Kegiatan ini bertujuan melestarikan budaya daerah sekaligus menarik minat generasi muda untuk mengenal sejarah dan seni tradisional.

Dukungan Sosial dan Kehadiran Pejabat

Dalam kesempatan yang sama, Fadli menyerahkan bantuan berupa seperangkat alat salat kepada masyarakat terdampak bencana di Kota Padang. Peresmian juga dihadiri Wali Kota Padang Fadly Amran dan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat Syaiful Bahri.

Dengan penataan dan program yang profesional, Museum Adityawarman diharapkan menjadi destinasi edukasi dan budaya yang menarik bagi masyarakat. Museum ini kini tidak hanya menyimpan warisan budaya, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial, edukasi, dan kreativitas bagi publik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index