JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan rencana untuk melangsungkan kunjungan kenegaraan balasan ke Belarus demi mengimplementasikan penguatan kemitraan bilateral yang ditandai lewat peresmian Peta Jalan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030.
"Tentunya saya juga akan membalas kunjungan ini," kata Prabowo dalam pernyataan pers bersama Presiden Belarus Alexander Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis.
Prabowo mengutarakan rasa terima kasih yang mendalam atas kedatangan Lukashenko ke Indonesia, yang ia catat sebagai kunjungan resmi kedua bagi pemimpin Belarus tersebut ke Indonesia.
Ia juga mengungkit kembali kehangatan penyambutan yang didapatkannya kala melawat ke Minsk tahun lalu, serta memandang jalinan hubungan antara Indonesia dan Belarus senantiasa melaju positif berlandaskan asas saling menghormati dan menguntungkan.
Lewat forum tersebut, kedua kepala negara secara resmi merilis Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia–Belarus 2026–2030 sebagai landasan utama pengembangan hubungan bilateral untuk jangka waktu lima tahun mendatang.
Dokumen peta jalan tersebut melingkupi peningkatan kerja sama pada sektor-sektor krusial, di antaranya pertanian modern, sektor industri, aktivitas perdagangan, ketahanan pangan, bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.