Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa ke Aipda Yudhi yang Gugur

Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Luar Biasa ke Aipda Yudhi yang Gugur
Aipda Yudhi Gugur di Operasi Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat [FOTO: NET].

JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menganugerahi kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada Aipda Yudhi Perdana Putra yang meninggal dunia saat menjalankan operasi penggerebekan terhadap terduga bandar narkoba di wilayah Kalimantan Tengah.

"Institusi memberikan penghormatan terbaik bagi almarhum dan memberikan kenaikan pangkat luar biasa," kata Sigit dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Ia juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya Aipda Yudhi.

"Mewakili institusi, saya mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya terhadap anggota yang telah gugur dalam melaksanakan tugasnya, dan juga kepada seluruh keluarga besar almarhum," ucapnya.

Selanjutnya, pucuk pimpinan Korps Bhayangkara tersebut menginstruksikan kepada seluruh jajaran kepolisian agar terus mengobarkan peperangan terhadap narkotika dan memperkuat upaya pemberantasan barang haram tersebut yang mengancam keselamatan masyarakat serta masa depan generasi muda.

Ia pun menginstruksikan jajarannya agar mengambil tindakan tegas dan terukur kepada para bandar narkoba yang mencoba melawan proses penegakan hukum. 

Terlebih lagi, apabila tindakan perlawanan tersebut sampai mengancam keselamatan nyawa aparat kepolisian ataupun warga.

"Karena mereka (bandar narkoba) adalah penghancur generasi yang harus diberantas untuk menyelamatkan masyarakat dari dampak bahaya narkoba yang bisa merusak generasi masyarakat dan bangsa dalam menghadapi momentum bonus demografi yang harus betul-betul kami jaga bersama," kata Sigit.

Pada Kamis (2/7/2026), seorang personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, mengembuskan napas terakhir dan dua anggota kepolisian lainnya dikabarkan masih belum ditemukan ketika mengikuti kegiatan penggerebekan terduga bandar narkotika di kawasan Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono memaparkan bahwa operasi tersebut bermula dari tindakan penggerebekan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika. Lewat operasi itu, aparat di lapangan sempat berhasil membekuk salah satu terduga pelaku.

Akan tetapi, kondisi di lapangan berubah mencekam tatkala beberapa anggota keluarga dari terduga pelaku disinyalir melakukan aksi perlawanan kepada aparat menggunakan senjata tajam ketika proses penahanan dilakukan.

Dodik menjabarkan bahwa aksi perlawanan tersebut lantas memicu kehadiran warga sekitar lainnya ke tempat kejadian perkara hingga keadaan menjadi tidak kondusif. Anggota kepolisian yang sedang bertugas kemudian berusaha menyelamatkan diri sekaligus menstabilkan situasi.

Di dalam peristiwa nahas itu, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur saat menunaikan kewajibannya sebagai personel Satresnarkoba Polres Katingan. 

Di sisi lain, dua anggota polisi lainnya sampai saat ini masih terus dicari oleh petugas dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian serta jalur aliran sungai.

"Saat ini kami masih memfokuskan seluruh upaya untuk menemukan dua anggota yang belum diketahui keberadaannya," ujarnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index