JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melantik Kepala Badan Geologi, Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan, Kepala Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas), serta Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA).
“Hari ini kami melakukan pelantikan di lingkungan Kementerian ESDM,” ujar Bahlil ketika dijumpai di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu.
Bahlil menuturkan bahwa pelantikan Lana Saria selaku Kepala Badan Geologi didasarkan pada krusialnya fungsi Badan Geologi sebagai muara sumber data bagi Kementerian ESDM.
Badan Geologi, menurut Bahlil, merupakan fondasi awal sumber data mengenai potensi kekayaan alam Indonesia, mencakup sektor mineral, batu bara, hingga industri migas.
Selanjutnya, Bahlil turut melantik Muhammad Ikhsan Kiat sebagai Kepala Lemigas. Penetapan posisi tersebut berlandaskan amanat Presiden Prabowo Subianto kepada Lemigas guna menangani pengadaan minyak dan gas bumi (migas), baik minyak mentah maupun LPG untuk hajat nasional.
Di samping itu, Bahlil mengukuhkan Tirta Nugraha Mursitama sebagai Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan demi menganalisis orientasi kebijakan negara lewat Kementerian ESDM, agar setiap regulasi kementerian mampu menghadirkan dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Yang keempat itu adalah kami melantik Kepala BPMA (Mawardi Nur). BPMA Aceh ini kayak SKK Migas-nya Aceh, karena dia kan otonomi khusus, jadi kami memberikan perlakuan khusus,” ujar Bahlil pula.
Atas agenda tersebut, berikut jajaran empat pejabat yang resmi dilantik Bahlil di Gedung Chairul Saleh, Kantor Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM, Jakarta: Kepala Badan Geologi Lana Saria; Kepala Lemigas Muhammad Ikhsan Kiat; Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Kementerian ESDM Tirta Nugraha Mursitama; serta Kepala BPMA Mawardi Nur.