JAKARTA — Tim nasional dayung nomor rowing Indonesia menyiapkan 17 atlet untuk bersaing dalam delapan nomor pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang, yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober.
“Delapan nomor itu lima di putra, tiga di putri,” kata Pelatih Tim Nasional Rowing Indonesia Muhammad Hadris, Kamis (6/8/2026).
Hadris memaparkan bahwa dari 17 atlet yang disiapkan, sebanyak 15 orang diplot sebagai skuad utama, sedangkan dua atlet lainnya memegang status cadangan.
Komposisi tersebut telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Merujuk pada daftar tim, 17 atlet itu terdiri dari 12 atlet putra dan lima atlet putri.
Di luar jajaran atlet, tim rowing Indonesia mengusulkan enam pelatih serta seorang manajer untuk mendampingi kontingen sepanjang gelaran Asian Games 2026.
Hadris menuturkan bahwa agenda pemusatan latihan saat ini terus bergulir dengan fokus menjaga kualitas aerobik sekaligus meningkatkan performa atlet tatkala mengayuh di atas air.
Skuad pelatih juga bakal menyelenggarakan simulasi perlombaan internal di Pangalengan, Jawa Barat, guna mengukur catatan waktu pada setiap nomor sebelum mengunci komposisi akhir atlet utama dan cadangan.
Simulasi menjadi penanda tolok ukur utama lantaran tim rowing Indonesia hanya melakoni satu agenda uji coba internasional sepanjang masa persiapan menuju Asian Games, yaitu Piala Asia Rowing di Chungju, Korea Selatan, pada 24–26 April.
Menurut Hadris, hasil dari uji coba tersebut belum sepenuhnya menyajikan peta persaingan di Asian Games 2026 sebab tidak seluruh negara kompetitor mengirimkan deretan atlet terbaiknya.
Jajaran pelatih selanjutnya memantau peta kekuatan negara-negara pesaing menerusi hasil pelbagai kejuaraan internasional, termasuk Kejuaraan Dunia Rowing 2026 di Bosbaan, Amsterdam, pada 24–30 Agustus.
Kendati memegang tolok ukur internasional yang terbatas, Hadris menegaskan tim rowing tetap diproyeksikan untuk menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia.
“Targetnya, sebenarnya awal-awalnya kami review terakhir dengan Kemenpora itu targetnya medali sih, medali,” ujar Hadris.
Berdasarkan raihan latihan dan simulasi internal, performa sejumlah atlet saat ini berada di kisaran 92 hingga 95 persen dari tolok ukur waktu medali emas yang dipatok oleh tim pelatih.
Jajaran pelatih masih merancang dua kali simulasi sebelum jadwal keberangkatan guna meninjau perkembangan catatan waktu sekaligus memetakan nomor yang paling berpeluang merebut medali.
Selain kesiapan teknis, tim rowing memohon kepada tim Chef de Mission (CdM) Indonesia Todotua Pasaribu supaya dapat bertolak ke Jepang pada 14 atau 15 September.
Jadwal keberangkatan lebih awal diperlukan lantaran tim membutuhkan waktu untuk merakit dan menata peralatan sebelum lokasi latihan resmi dibuka pada 16 September.
“CdM telah berkunjung ke Pelatnas. Kami pertama minta ke CdM itu pemberangkatan lebih awal karena open venue di Aichi. Tim rowing berangkatnya antara tanggal 14 atau 15 karena kami tiba di sana harus setting peralatan dahulu,” kata Hadris.
Berikut daftar atlet rowing Indonesia untuk Asian Games 2026:
Putra
La Memo
Rendi Setia Maulana
Febrian
Asuhan Pattiiha
Sulpianto
Ardi Isadi
Ihram
Ferdiansyah
Rafiq Wijdan Yasir
Ali Mardiansyah
Kakan Kusmana
M. Ikbal
Putri
Mutiara Rahma Putri
Issa Behuku
Chelsea Corputty
Nurtang
Aisah Nabila
Manajer: Budiman Setiawan
Pelatih:
Dede Rohmat Nurjaya
Muhammad Hadris
Agus Budi Aji
Boudewijn Van Opstal
Syafril
Corees Sahupala