Jasa Marga

Jasa Marga Terbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Senilai Triliunan Rupiah

Jasa Marga Terbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Senilai Triliunan Rupiah
Jasa Marga Terbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Senilai Triliunan Rupiah

JAKARTA - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) kembali melanjutkan penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2026 dengan jumlah pokok mencapai Rp 2,067 triliun. Langkah ini menjadi bagian dari program obligasi berkelanjutan III yang telah dimulai sejak 26 Juni 2024 dengan target total Rp 4 triliun.

Obligasi ini ditujukan untuk memperkuat struktur modal JSMR serta mendukung ekspansi investasi infrastruktur jalan tol di berbagai wilayah. Penerbitan tahap III dijadwalkan mulai penawaran umum pada 12-13 Februari 2026 dengan tanggal penjatahan pada 18 Februari 2026.

Pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilakukan pada 23 Februari 2026. Penawaran ini memungkinkan investor institusi maupun ritel untuk berpartisipasi dalam pembiayaan proyek strategis milik Jasa Marga.

Detail Obligasi dan Struktur Kupon

Obligasi Berkelanjutan III Tahap III dibagi menjadi empat seri dengan tenor dan kupon yang berbeda. Hal ini memberikan pilihan bagi investor sesuai profil risiko dan preferensi imbal hasil yang diinginkan.

Seri A memiliki tenor 3 tahun dengan nilai Rp 281,825 miliar dan kupon 5,70% per tahun. Seri B bertenor 5 tahun senilai Rp 718,175 miliar dengan kupon 6,15% per tahun.

Seri C memiliki tenor 7 tahun senilai Rp 300 miliar dengan kupon 6,50% per tahun. Seri D bertenor 10 tahun mencapai Rp 767,65 miliar dengan kupon 6,75% per tahun.

Pembayaran kupon dilakukan setiap tiga bulan sejak tanggal emisi. Pembayaran bunga pertama dijadwalkan pada 20 Mei 2026, sedangkan pelunasan pokok dilakukan secara sekaligus (bullet payment) pada saat jatuh tempo masing-masing seri, mulai dari Februari 2029 hingga Februari 2036.

Dalam penerbitan obligasi ini, Jasa Marga menunjuk PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi. Penunjukan ini bertujuan memastikan proses distribusi dan penawaran berjalan lancar dan transparan.

Alokasi Dana untuk Proyek Strategis Jalan Tol

Seluruh dana yang diperoleh dari penawaran obligasi setelah dikurangi biaya emisi akan dimanfaatkan Jasa Marga untuk penyetoran modal. Sebesar Rp 1,3 triliun akan digunakan untuk penyertaan modal di PT Jasamarga Japek Selatan (JJ).

Sisa dana digunakan untuk penyetoran modal di PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) sebanyak 767.650 lembar saham. Langkah ini menunjukkan fokus Jasa Marga untuk mendukung pengembangan proyek tol yang strategis dan memperkuat jaringan transportasi nasional.

Penerbitan obligasi berkelanjutan ini juga mencerminkan upaya Jasa Marga meningkatkan likuiditas dan fleksibilitas pembiayaan. Dana dari obligasi akan membantu mendanai proyek jangka menengah hingga panjang tanpa membebani kas operasional perusahaan.

Investor dapat memanfaatkan pilihan seri obligasi sesuai kebutuhan investasi. Dengan variasi tenor dan kupon, setiap investor memiliki kesempatan menyesuaikan profil risiko dan strategi pengembalian modal.

Selain itu, keikutsertaan dalam obligasi ini mendukung pembangunan infrastruktur yang berdampak luas pada mobilitas dan konektivitas. Jalan tol yang didanai melalui obligasi akan mempercepat distribusi logistik dan mengurangi kemacetan di wilayah padat lalu lintas.

Jasa Marga berkomitmen menjaga transparansi dalam penggunaan dana hasil obligasi. Laporan penggunaan dana akan disampaikan secara berkala kepada regulator dan pemegang obligasi untuk memastikan akuntabilitas.

Penawaran obligasi ini juga menjadi peluang bagi investor individu untuk turut serta dalam pembiayaan proyek nasional. Investor ritel bisa membeli melalui agen penjual resmi yang ditunjuk Jasa Marga dan penjamin emisi.

Obligasi ini juga mendorong peningkatan partisipasi pasar modal domestik. Dengan banyaknya investor yang terlibat, likuiditas pasar obligasi korporasi nasional semakin meningkat.

Keuntungan bagi investor termasuk kupon kompetitif, fleksibilitas tenor, serta peluang untuk berkontribusi pada proyek infrastruktur strategis. Obligasi ini dirancang untuk menarik minat berbagai segmen pasar mulai dari konservatif hingga agresif.

Jasa Marga juga menekankan pentingnya diversifikasi portofolio investasi. Obligasi berkelanjutan merupakan salah satu instrumen aman dan likuid yang dapat menjadi bagian dari strategi investasi jangka menengah hingga panjang.

Dengan penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Tahap III ini, Jasa Marga semakin memperkuat kapasitas pembiayaan untuk proyek tol prioritas. Langkah ini sejalan dengan strategi perusahaan dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah dan efisiensi transportasi di Indonesia.

Secara keseluruhan, penerbitan obligasi tahap III mencerminkan kombinasi strategi keuangan yang hati-hati dan visi pembangunan infrastruktur. Investor yang ikut serta akan mendapatkan imbal hasil kompetitif sekaligus berkontribusi pada pengembangan jaringan jalan tol nasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index