JAKARTA - Harga buyback emas batangan 24 karat PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan Jumat, 30 Januari 2026. Harga jual kembali emas Antam kini dipatok Rp 2.939.000 per gram, turun Rp 50.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Meski turun, harga buyback ini masih lebih tinggi dibandingkan pekan lalu. Pada 23 Januari 2026, harga buyback hanya Rp 2.715.000 per gram, sehingga investor tetap bisa mendapatkan keuntungan signifikan.
Pergerakan Harga Buyback Mingguan
Dalam sepekan terakhir, harga buyback emas Antam menunjukkan fluktuasi yang cukup besar. Harga terendah tercatat pada 23 Januari 2026 pagi sebesar Rp 2.715.000 per gram.
Sementara harga tertinggi tercapai kemarin sebelum turun kembali. Lonjakan tersebut sempat menyentuh Rp 2.989.000 per gram, menunjukkan volatilitas yang bisa dimanfaatkan investor.
Penurunan hari ini hanya Rp 50.000 per gram, namun tetap memberi indikasi bahwa harga emas masih stabil dalam jangka menengah. Hal ini membuat buyback emas tetap menjadi pilihan menarik bagi pemilik emas lama.
Bagi investor yang membeli emas beberapa bulan lalu, tren harga ini menjadi peluang cuan. Dengan fluktuasi yang terlihat, timing penjualan menjadi kunci memperoleh keuntungan maksimal.
Kebijakan Buyback dan Pajak PPh 22
Setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5%. Pemotongan pajak ini dilakukan otomatis dari total nilai transaksi penjualan atau buyback.
Peraturan ini mengacu pada PMK No. 34/PMK.10/2017, sehingga setiap transaksi wajib memperhatikan ketentuan pajak. Investor perlu menyiapkan dokumen identitas dan NPWP untuk memastikan kelancaran transaksi.
Nomor Pokok Wajib Pajak dapat menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.03/2022. Hal ini berlaku untuk individu, badan usaha, maupun instansi pemerintah yang melakukan transaksi buyback emas Antam.
Strategi Investor Menghadapi Penurunan Harga
Penurunan harga buyback tidak selalu merugikan investor. Sebaliknya, bagi mereka yang ingin menambah kepemilikan emas, harga turun menjadi kesempatan membeli lebih murah.
Pemilik emas lama juga bisa memanfaatkan momen ini untuk menjual sebagian aset. Dengan harga masih lebih tinggi dari pekan lalu, keuntungan tetap bisa diraih meski harga turun Rp 50.000 per gram.
Fluktuasi mingguan mengajarkan investor untuk membaca tren pasar emas dengan cermat. Analisis harga tertinggi dan terendah menjadi acuan strategi jual-beli emas Antam.
Investor disarankan melakukan pencatatan harga dan transaksi secara rutin. Hal ini memudahkan evaluasi timing yang tepat untuk menjual atau menambah emas batangan.
Selain itu, memahami peraturan PPh 22 membantu mengoptimalkan keuntungan bersih dari penjualan. Pemotongan otomatis pajak tidak lagi menjadi risiko, melainkan bagian dari perencanaan keuangan.
Harga buyback yang stabil dan lebih tinggi dari harga pekan lalu menunjukkan daya tarik emas sebagai instrumen investasi. Hal ini memberi kepercayaan bagi investor untuk tetap menahan emas dalam portofolio.
Dengan memanfaatkan data harga harian, investor dapat menyesuaikan strategi jangka pendek maupun jangka panjang. Penurunan hari ini hanyalah bagian dari dinamika pasar yang wajar.
Bagi pemilik emas Antam, memahami tren harga buyback mingguan menjadi langkah penting. Hal ini membantu mereka menentukan momen optimal untuk menjual dan memperoleh return maksimal.
Selain itu, harga emas yang fluktuatif menunjukkan bahwa logam mulia tetap menjadi aset lindung nilai. Investor dapat meminimalkan risiko inflasi dengan mempertahankan kepemilikan emas dalam portofolio.
Meskipun harga turun Rp 50.000 per gram, harga buyback tetap menarik dibandingkan harga pembelian beberapa bulan lalu. Investor lama tetap bisa meraih cuan dari penjualan emas batangan 24 karat mereka.
Pergerakan harga buyback juga berfungsi sebagai indikator kesehatan pasar emas lokal. Lonjakan maupun penurunan harga memberi gambaran tren permintaan masyarakat.
Fluktuasi mingguan menjadi perhatian penting bagi investor. Hal ini membantu mereka mengantisipasi pergerakan harga dan menyesuaikan strategi keuangan.
Dengan memahami pola harga buyback, masyarakat dapat memutuskan kapan saat terbaik membeli atau menjual emas. Pemahaman ini meningkatkan efisiensi dan efektivitas investasi emas Antam.
Kesimpulannya, meski harga buyback emas Antam turun Rp 50.000 per gram pada Jumat, 30 Januari 2026, peluang cuan tetap ada. Investor bisa menyesuaikan strategi jual-beli dan memanfaatkan fluktuasi harga untuk keuntungan maksimal.
Harga buyback saat ini tetap lebih tinggi dari pekan lalu, sehingga menjadikan emas Antam pilihan aman dan menguntungkan. Pemahaman tren harga dan aturan PPh 22 adalah kunci kesuksesan investasi emas batangan.